Bantul – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) An Nur Yogyakarta akan mengadakan kegiatan study banding ke Institut TAZKIA Bogor. Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas wawasan mahasiswa tentang praktik ekonomi dan bisnis syariah di Institut TAZKIA Bogor yang juga berfokus pada ekonomi Islam di Indonesia.
Acara study banding ini akan diikuti oleh mahasiswa dari program studi Ekonomi Syariah dan Perbankan Syariah dan akan didampingi oleh beberapa dosen. Selama kunjungan, peserta akan mengikuti sejumlah kegiatan seperti: (1). Diskusi Akademik: Pembahasan terkait inovasi dan pengembangan ekonomi syariah di era digital, (2). Kunjungan Laboratorium Keuangan Syariah: Memahami praktik operasional lembaga keuangan syariah, (3). Networking: Membuka peluang kerja sama akademik dan pertukaran ide antara mahasiswa FEBI IIQ An Nur dan mahasiswa Institut TAZKIA.
Kaprodi Ekonomi Syariah FEBI IIQ An Nur, Puji Solikhah, MM., menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat memberikan inspirasi baru kepada mahasiswa untuk meningkatkan kompetensi akademik dan profesionalisme mereka di bidang ekonomi Islam.
“Kami berharap kunjungan ini dapat menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa untuk memahami lebih dalam tentang aplikasi ekonomi syariah secara praktis di dunia nyata. Untuk waktunya masih kami adakan pooling ke mahasiswa,” ujar Puji.
Selain itu, Dekan FEBI IIQ An Nur, M. Arif Kurniawan, S.HI., M.EI, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini. Beliau berharap kegiatan ini dapat membuka wawasan mahasiswa terkait implementasi teori-teori ekonomi syariah yang telah dipelajari di kampus.
Institut TAZKIA Bogor dipilih sebagai tujuan study banding karena reputasinya sebagai salah satu institusi pendidikan yang menjadi pionir dalam pengembangan ekonomi syariah di Indonesia. Dengan fasilitas pendidikan yang unggul dan dosen-dosen yang kompeten, TAZKIA menjadi tempat yang ideal untuk menggali ilmu dan pengalaman.
Kegiatan ini juga menjadi momentum strategis bagi IIQ An Nur dan Institut TAZKIA untuk memperkuat hubungan kelembagaan dan membuka peluang kerja sama lebih lanjut dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.[]
