Pengelola FEBI IIQ An Nur Audiensi dengan Yayasan Griya Jati Rasa Bahas Ekonomi Hijau

Pengelola FEBI dan Yayasan Griya Jati Rasa - Pengelola FEBI IIQ An Nur Audiensi dengan Yayasan Griya Jati Rasa Bahas Ekonomi Hijau

Bantul — Dalam rangkaian mempersiapkan deklarasi nasional bertajuk “Pergerakan Mitigasi Perubahan Iklim dan Transformasi Ekonomi Hijau Berbasis Masyarakat,” pengelola Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) An Nur Yogyakarta (M. Arif Kurniawan, Edo Segara Gustanto, Puji Solikhah) melakukan audiensi dengan Yayasan Griya Jati Rasa. Kegiatan ini menjadi bagian dari sinergi lintas lembaga dalam memperkuat kontribusi pesantren dan akademisi terhadap gerakan lingkungan berkelanjutan (21/4/2025).

Pertemuan tersebut juga menjadi tindak lanjut dari undangan resmi Yayasan Griya Jati Rasa kepada Rektor IIQ An Nur, Dr. Ahmad Shihabul Millah, MA., untuk menjadi tuan rumah deklarasi yang bertepatan dengan peringatan Hari Bumi Internasional. Sebagai penulis buku Green Islam, Ahmad Sihabul Millah dinilai memiliki kontribusi penting dalam menyuarakan peran komunitas muslim dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.

Farsijana Adeney-Risakotta, Ph.D., Direktur Yayasan Griya Jati Rasa, menjelaskan bahwa pergerakan ini tidak hanya sekadar simbolis, tetapi merupakan bagian dari strategi nasional untuk mendorong keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan lingkungan, terutama dari basis pesantren, koperasi, dan komunitas petani gurem.

“Kami ingin pesantren menjadi pusat perubahan, tempat lahirnya duta-duta lingkungan dan ekonomi hijau dari kalangan santri,” ungkap Farsijana.

Deklarasi ini juga akan menyoroti praktik ekonomi hijau melalui simulasi koperasi konsumen, pelibatan pelajar pesantren, serta penanaman pohon secara simbolik di lingkungan IIQ An Nur. Kegiatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk akademisi dari UKDW, LSM, komunitas lokal, serta perwakilan pemerintah dari tingkat kalurahan hingga provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Acara puncak akan berlangsung pada Selasa, 22 April 2025, dimulai pukul 08.30 WIB dengan agenda yang meliputi sambutan, pemutaran film perubahan iklim, hingga deklarasi bersama dan pembagian bibit pohon.

Melalui sinergi ini, IIQ An Nur dan Yayasan Griya Jati Rasa berharap Yogyakarta bisa menjadi episentrum pembelajaran ekonomi hijau dan konservasi lingkungan berbasis masyarakat, sekaligus memperkuat kontribusi Indonesia dalam menurunkan emisi karbon menjelang tahun 2030.