Bantul – Empat dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Institut Ilmu Al Quran (IIQ) An Nur Yogyakarta terlibat dalam penulisan buku berjudul “Fiqih Boikot: Perspektif Islam, Sejarah, Ekonomi, Politik, Filsafat, Sosiologi, Hukum dan Komunikasi.” Buku ini merupakan hasil kolaborasi antara Pusat Studi Siyasah dan Pemberdayaan Masyarakat (PS2PM) Yogyakarta dengan Penerbit Samudra Biru, yang mengusung tema etika bisnis dan persaingan dalam Islam di era modern.
Para dosen tersebut adalah Edo Segara Gustanto, Rarasati Mawftiq, Bani Idris Hidayanto, dan Mohamad Faozi. Keterlibatan mereka meliputi berbagai aspek penulisan, mulai dari kajian teori hingga analisis kasus-kasus terkini terkait fenomena boikot dalam perspektif fikih Islam dikaitkan dengan ekonomi.
Menurut Direktur PS2PM Yogyakarta, Dr. Yusdani Ali Rahman, MA., buku ini hadir untuk menjawab kebutuhan umat Islam akan panduan praktis yang sesuai dengan nilai-nilai syariah dalam menghadapi isu-isu global. “Kami ingin menunjukkan bahwa fikih Islam memiliki peran strategis dalam membentuk sikap etis masyarakat, termasuk dalam tindakan boikot yang sering menjadi wujud solidaritas atas berbagai ketidakadilan,” jelasnya.
Kerjasama dengan Penerbit Samudra Biru memberikan nilai tambah melalui distribusi buku yang lebih luas, sehingga dapat menjangkau pembaca dari kalangan akademisi, mahasiswa, hingga masyarakat umum. Buku ini juga dirancang dengan pendekatan yang mudah dipahami, tanpa mengurangi kedalaman substansi ilmiah. Diharapkan, buku ini dapat menjadi referensi penting dalam kajian etika bisnis Islam serta mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya berperilaku bijak dalam menentukan pilihan konsumsi.[]
